Bukannya Ku Tak Mampu, Tapi Ku Tak Mau

Menonton acara di salah satu stasiun TV swasta yang dipandu oleh salah satu master magician sore ini membuatku tersadar akan perubahan diriku.

Banyak kejadian membuatku menjadi aktif di satu sisi dan pasif di sisi lain karena berbagai faktor. Menjadi pasif bukanlah sebuah niat awal, tapi seiring berbagai kejadian kemauan diri untuk menjadi aktif semakin terkikis. Melakukan sesuatu dengan rasa terpaksa itu sangat tidak nikmat, teman. Keinginan untuk merubah diri untuk kembali aktif seringkali muncul, namun semua tertekan oleh rasa nyaman.

Sebelum menjadi seperti ini, saya cuek melakukan aktifitas tanpa mendengarkan kata-kata orang lain dan mengerjakan sebisa mungkin yang menjadi tugas. Tapi ketika kepercayaan itu saya rasakan tak juga saya dapatkan dengan sepenuh meskipun seringkali saya singgung dengan halus, hati saya seakan membeku. Apalagi pada saat terakhir saya hadir meskipun terlambat dan disinggung didepan semua.

Dari mulai saat itu saya membuat sikap untuk pasif. Banyak pekerjaan yang bisa saya kerjakan di tempat lain daripada harus 'makan ati' di tempat itu.

Melalui ini saya hanya mengingatkan, terkadang apa yang Anda lihat itu bukanlah seluruh cerita. Janganlah suka menghakimi seseorang akan apa yang diperbuatnya tanpa melihat seluruh cerita.

Dan sekali lagi ini adalah soal : "Mampu atau tidak, bisa atau tidak, hanyalah salah satu bentuk implementasi dari kemauan." *SokBijak*

Surat Dari Mario Teguh

Adik-adikku yang baik hatinya, dengarlah ini ya?

Kalau marah, jangan bicara. Kalau bicara, jangan terdengar marah.

Kalau lembut, jangan lemah. Kalau tegas, jangan kasar.

Kalau tidak mau dibalas, jangan memukul. Kalau memukul, sekalian keras.

Itu yang menjadikanmu disegani.

Maka bangunlah kekuatan pribadi dan pengaruhmu sejak muda.

Mampukanlah dirimu sebagai petarung, tapi tampillah sebagai penyayang, agar orang mencintaimu karena kelembutanmu, dan menyeganimu karena ketegasanmu dalam menghukum.

Tirulah sifat Tuhan, Yang Maha Lembut dalam kemurahanNya, tapi Maha Tegas dalam memastikan kepatuhan kepada yang benar.

Dengannya, tanpa menjadi kepala negara, engkau pantas menjadi guru bagi kepala negara lima benua.

Mario Teguh - Loving you all as always

Surat Pemberitahuan (SPt) Pajak Penghasilan (PPh) 2011

Sekarang sudah pertengahan bulan Februari, bagi Anda yang memiliki usaha/penghasilan apalagi yang sudah ber-NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) sebaiknya sudah menyiapkan laporan keuangan tahun 2011 untuk dihitung, dibayarkan, dan dilaporkan Pajak Penghasilan-nya.

Bila Anda memiliki kesulitan silakan datang ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat.

Bila ingin cara mudah, silakan kirim surat elektronik ke saya dengan melampirkan :

1. Laporan Keuangan Usaha yg dijalankan 2011;
2. Bukti Potong Pajak Penghasilan;
3. Daftar Harta;
4. Daftar Hutang; dan
5. Kartu Keluarga.

Ini untuk Wajib Pajak Orang Pribadi. Biaya jasa? Kita bicarakan nanti... ;)